اَلْـحَمْـدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Amalan di Bulan Dzulhijjah
Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhānahu wa Ta‘ālā dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya. Ketakwaan itulah bekal terbaik menuju kehidupan akhirat. Terlebih saat Allah mempertemukan kita dengan bulan yang penuh kemuliaan, yaitu bulan Dzulhijjah.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Di antara tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah Allah memberikan waktu-waktu istimewa yang dilipatgandakan pahala amal di dalamnya. Salah satu waktu yang sangat mulia itu adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini,” yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
(HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan amalan di bulan Dzulhijjah. Bahkan para ulama menjelaskan bahwa siang hari pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama dibanding hari-hari lainnya dalam setahun.
Allah Subhānahu wa Ta‘ālā juga berfirman:
وَالْفَجْرِۙ وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”
(QS. Al-Fajr: 1–2)
Sebagian besar ulama tafsir menjelaskan bahwa yang dimaksud “malam yang sepuluh” adalah sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Ini menunjukkan kemuliaan hari-hari tersebut di sisi Allah.
Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh,
Lalu apa saja amalan di bulan Dzulhijjah yang dianjurkan?
1. Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Hari-hari Dzulhijjah adalah hari untuk memperbanyak mengingat Allah. Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya memperbanyak tahlil, tahmid, dan takbir.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir, dan tahmid.”
(HR. Ahmad)
Karena itu, hendaknya lisan kita basah dengan ucapan:
Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil hamd.
Di tengah kehidupan modern yang sibuk dan penuh urusan dunia, jangan sampai hati kita lalai dari mengingat Allah.
2. Memperbanyak Puasa Sunnah
Di antara ibadah Dzulhijjah yang sangat dianjurkan adalah berpuasa, khususnya pada hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak berhaji.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”
(HR. Muslim)
Betapa besar rahmat Allah. Dengan satu hari puasa, Allah memberikan ampunan dosa selama dua tahun.
Puasa sunnah di awal Dzulhijjah juga menjadi latihan untuk mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
3. Memperbanyak Sedekah dan Amal Saleh
Jamaah yang dirahmati Allah,
Setiap amal saleh di hari-hari ini memiliki nilai yang besar di sisi Allah. Maka jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Bantulah orang-orang yang membutuhkan, bahagiakan fakir miskin, dan ringankan beban saudara-saudara kita.
Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling dermawan, terlebih pada waktu-waktu mulia. Maka seorang Muslim hendaknya menjadikan Dzulhijjah sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial dan memperbanyak amal kebajikan.
4. Berqurban bagi yang Mampu
Salah satu amalan di bulan Dzulhijjah yang sangat utama adalah ibadah qurban. Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi simbol ketakwaan dan ketaatan kepada Allah.
Allah berfirman:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
Dalam ayat lain Allah menegaskan:
لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ
“Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin.” (QS. Al-Hajj: 37)
Qurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
5. Memperbanyak Taubat dan Muhasabah
Bulan Dzulhijjah juga menjadi momentum memperbaiki diri. Bisa jadi selama ini kita terlalu sibuk mengejar dunia hingga lalai dari ibadah. Bisa jadi hati kita mulai keras karena jarang membaca Al-Qur’an dan sedikit berdzikir.
Maka gunakan hari-hari mulia ini untuk memperbanyak istighfar dan kembali mendekat kepada Allah.
Allah berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
(QS. At-Tahrim: 8)
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Jangan sampai bulan Dzulhijjah berlalu begitu saja tanpa peningkatan amal. Banyak orang menyesal ketika waktu telah pergi, sebab kesempatan belum tentu datang kembali tahun depan.
Mari jadikan bulan Dzulhijjah sebagai momentum memperbaiki iman, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhānahu wa Ta‘ālā. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.
Ma’asyiral muslimīn rahimakumullāh,
Marilah kita terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah dan memanfaatkan kesempatan emas dengan memperbanyak **amalan di bulan Dzulhijjah sebelum waktu berlalu.
Ingatlah bahwa hari-hari yang mulia ini adalah karunia besar dari Allah. Orang yang cerdas adalah orang yang memanfaatkan waktunya untuk amal saleh sebelum datang penyesalan.
Jangan tunda taubat, jangan tunda sedekah, jangan tunda ibadah. Karena kita tidak tahu apakah masih dipertemukan dengan Dzulhijjah tahun berikutnya atau tidak.
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا
.أَمَّا بَعْدُ: فَاتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى -عِبَادَ اللَّهِ- حَقَّ التَّقْوَى، وَاسْتَمْسِكُوا مِنَ الْإِسْلَامِ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى. وَاعْلَمُوا أَنَّ أَجْسَادَكُمْ عَلَى النَّارِ لَا تَقْوَى
.ثُمَّ اعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
DOA
.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ
.اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ
.رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.أَقِمِ الصَّلَاة
