7 Keutamaan Membaca Shalawat Setiap Hari yang Perlu Diketahui Muslim

Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ merupakan salah satu amalan ringan yang memiliki pahala besar. Selain menjadi bentuk cinta kepada Rasulullah, shalawat juga menjadi sebab turunnya rahmat, ampunan, dan berbagai keberkahan dalam kehidupan seorang Muslim.

Tidak heran jika para ulama senantiasa menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak shalawat, baik setelah salat, saat berdoa, maupun dalam aktivitas sehari-hari. Lalu, apa saja keutamaan membaca shalawat setiap hari? Berikut penjelasannya.

Mengapa Umat Islam Dianjurkan Memperbanyak Shalawat?

Perintah bershalawat bukan sekadar anjuran, melainkan telah disebutkan secara jelas dalam Al-Qur’an.

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa shalawat merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat mulia. Bahkan Allah dan para malaikat pun bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ.

7 Keutamaan Membaca Shalawat Setiap Hari

1. Mendapat Rahmat dari Allah SWT

Salah satu keutamaan membaca shalawat adalah memperoleh rahmat Allah. Setiap kali seorang hamba bershalawat kepada Rasulullah ﷺ, Allah akan melimpahkan kasih sayang dan keberkahan kepadanya.

Rahmat inilah yang menjadi sebab datangnya berbagai kebaikan dalam kehidupan seorang Muslim.

2. Mendapat Balasan Shalawat Sepuluh Kali Lipat

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa siapa saja yang bershalawat sekali kepada beliau, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Artinya, satu bacaan shalawat akan dibalas dengan sepuluh rahmat dan keberkahan dari Allah SWT.

3. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat

Shalawat menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa serta meninggikan derajat seorang Muslim. Semakin sering seseorang bershalawat dengan ikhlas, semakin besar pula peluang mendapatkan ampunan dan kedudukan mulia di sisi Allah.

4. Doa Lebih Mudah Dikabulkan

Para ulama menjelaskan bahwa membaca shalawat sebelum dan sesudah berdoa menjadi salah satu adab yang sangat dianjurkan. Dengan mengawali doa menggunakan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi ﷺ, doa diharapkan lebih dekat kepada pengabulan.

5. Menjadi Sebab Mendapat Syafaat Rasulullah ﷺ

Setiap Muslim tentu berharap memperoleh syafaat Rasulullah ﷺ pada Hari Kiamat. Salah satu amalan yang dianjurkan untuk meraih syafaat tersebut adalah memperbanyak membaca shalawat dengan penuh kecintaan kepada beliau.

6. Hati Menjadi Lebih Tenang

Sebagaimana dzikir kepada Allah menenangkan hati, membaca shalawat juga dapat menghadirkan ketenangan batin. Di tengah kesibukan dan berbagai persoalan hidup, meluangkan waktu untuk bershalawat mampu membantu seseorang lebih dekat kepada Allah sekaligus menumbuhkan rasa optimis.

7. Menjadi Bukti Cinta kepada Rasulullah ﷺ

Shalawat bukan sekadar bacaan, tetapi juga wujud cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ. Orang yang mencintai Rasul akan berusaha mengikuti sunnah beliau, menjaga akhlaknya, dan memperbanyak shalawat sebagai bentuk penghormatan.

Waktu-Waktu yang Dianjurkan Membaca Shalawat

Agar menjadi kebiasaan harian, Anda dapat memperbanyak shalawat pada waktu berikut:

  • Setelah salat fardu.
  • Saat berdoa.
  • Hari dan malam Jumat.
  • Ketika mendengar nama Rasulullah ﷺ disebut.
  • Saat pagi dan petang.
  • Dalam perjalanan atau ketika memiliki waktu luang.

Cara Membiasakan Membaca Shalawat Setiap Hari

Tidak perlu memulai dengan target yang besar. Yang terpenting adalah istiqamah. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  • Menetapkan target 100 kali shalawat setiap hari.
  • Membaca shalawat setelah selesai salat.
  • Mengisi waktu perjalanan dengan bershalawat.
  • Membuat pengingat harian di ponsel.
  • Mengajak keluarga atau teman untuk saling mengingatkan.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Saat mengamalkan shalawat, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan:

  • Menganggap jumlah tertentu pasti mendatangkan hasil duniawi tanpa dasar syariat.
  • Membaca shalawat hanya ketika sedang membutuhkan sesuatu.
  • Melupakan adab dan keikhlasan dalam beribadah.
  • Tidak berusaha mengikuti akhlak dan sunnah Rasulullah ﷺ.

Shalawat hendaknya menjadi amalan yang dilakukan karena mengharap ridha Allah dan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Keutamaan membaca shalawat setiap hari sangatlah besar. Selain memperoleh pahala berlipat, seorang Muslim juga berpeluang mendapatkan rahmat Allah, dihapuskan dosanya, diangkat derajatnya, hingga memperoleh syafaat Rasulullah ﷺ. Mulailah membiasakan membaca shalawat sedikit demi sedikit, lalu tingkatkan secara konsisten. Amalan yang ringan ini dapat menjadi jalan menuju keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.

Baca Juga : Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang: Amalan Ringan yang Menjaga Hidup Seorang Muslim

 

Tinggalkan Balasan