Pekalongan, 18 Januari 2026 — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Santri Assalaam Boarding School Pekalongan (ABSP) melalui kegiatan Aksi Peduli Banjir Pekalongan. Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata peran santri dalam merespons bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Kota Pekalongan.
Banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat sebanyak 8.692 keluarga terdampak banjir yang tersebar di 20 kelurahan. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga 80 sentimeter, dengan wilayah terdampak meliputi Kecamatan Pekalongan Timur, Barat, Selatan, hingga Utara. Tingginya permintaan bantuan secara langsung di lapangan bahkan sempat membuat pemerintah setempat kewalahan dalam melakukan penanganan.
Melihat kondisi tersebut, Santri Assalaam Boarding School Pekalongan tergerak untuk turun langsung ke lokasi terdampak. Dengan membawa bantuan yang telah dikumpulkan sebelumnya, para santri menyusuri wilayah-wilayah banjir guna menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk empati, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Kegiatan Aksi Peduli Banjir Pekalongan ini tidak hanya sekadar aksi penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada santri. Melalui kegiatan ini, santri belajar untuk peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya serta memahami bahwa ilmu dan nilai-nilai keislaman harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata di tengah masyarakat.
Para santri menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal usia maupun keadaan. Meski masih menempuh pendidikan, mereka mampu mengambil peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak jelas selama pelaksanaan aksi, mulai dari proses persiapan hingga pendistribusian bantuan di lapangan.
Aksi ini juga menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan Islam memiliki kontribusi nyata dalam membangun kepedulian sosial. Assalaam Boarding School Pekalongan tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik dan keagamaan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai kemanusiaan, empati, serta tanggung jawab sosial kepada seluruh santrinya.
Masyarakat terdampak banjir menyambut baik kehadiran para santri. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang sedang menghadapi dampak bencana, baik secara material maupun moril. Kehadiran santri di tengah-tengah masyarakat juga menjadi penyemangat tersendiri bagi para korban banjir.
Dengan semangat kebersamaan, Santri Assalaam Boarding School Pekalongan berharap kontribusi ini dapat memberikan manfaat dan membantu proses pemulihan pasca banjir. Lebih dari itu, aksi ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut peduli dan mengambil bagian dalam membantu sesama, khususnya saat terjadi bencana.
Melalui kegiatan Aksi Peduli Banjir Pekalongan, Assalaam Boarding School Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan akhlak, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta siap hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.
