Contents
الحمدُ للهِ، نَحمدُهُ ونستعينُهُ ونستغفرُه، ونعوذُ باللهِ من شرورِ أنفسِنا، ومن سيِّئاتِ أعمالِنا.
من يهدِه اللهُ فلا مضلَّ له، ومن يضللْ فلا هاديَ له.
أشهدُ أن لا إله إلا الله وحدَه لا شريكَ له، وأشهدُ أن محمداً عبدُهُ ورسولُه.
اللهم صلِّ وسلِّم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وأصحابه أجمعين.
أما بعد،
فأوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.
Isi Khutbah Pertama :
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Melalui Khutbah Jumat ini, saya wasiatkan kepada diri saya sendiri dan kepada seluruh jamaah sholat Jumat ini, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allāh Subḥānahu wa Taʿālā. Takwa adalah fondasi kehidupan seorang muslim, jalan menuju keberkahan, dan benteng dari segala kemaksiatan.
Allāh berfirman dalam Al-Qur’ān:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللّٰهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kalian kepada Allāh dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allāh memperbaiki amal-amal kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan barangsiapa menaati Allāh dan Rasul-Nya, maka sungguh ia telah memperoleh kemenangan yang agung.” (QS. Al-Aḥzāb: 70–71)
Jamaah Sholat Jumat yang dimuliakan Allāh,
Hati adalah pusat dari segala tindakan. Rasulullāh ﷺ mengajarkan bahwa jika hati itu baik, maka seluruh amal kita pun menjadi baik. Namun jika hati rusak, maka rusaklah seluruh perbuatan kita. Hati yang bersih adalah sumber ketenangan, sedangkan hati yang kotor menjadi pintu bagi kegelisahan, kemaksiatan dan dosa.
Baca Juga : Khutbah Jumat : Menumbuhkan Kepedulian terhadap Palestina
Dalam ḥadīts disebutkan:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً، إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ.
“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuhnya. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati.” (HR. al-Bukhārī dan Muslim)
Karena itu, mari kita berusaha membersihkan hati kita dari berbagai penyakit yang merusak, seperti iri, dengki, sombong, dan kebencian. Kita bisa membersihkan hati dengan memperbanyak istighfār, dzikir, membaca Al-Qur’ān, serta menjauhi maksiat dan perkataan buruk.
Jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allāh,
Khutbah ini juga mengajak kita semua untuk terus menebar kebaikan di tengah masyarakat. Islam tidak mengajarkan kita menjadi umat yang pasif dan apatis. Justru sebaliknya, Islam menuntut umatnya menjadi agen perubahan, pembawa rahmat dan penebar kasih sayang.
Rasūlullāh ﷺ bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ṭabarānī)
Kita bisa menebar kebaikan melalui sedekah, memberi nasihat dengan cara yang lembut, membantu mereka yang lemah, menolong fakir miskin, menyantuni anak yatim, atau bahkan hanya dengan senyuman tulus kepada saudara kita.
Kebaikan sekecil apa pun tidak akan sia-sia di sisi Allāh. Allāh mencatat segala amal, baik yang besar maupun yang tampak remeh. Kita tidak tahu amal mana yang akan menjadi sebab Allāh memasukkan kita ke dalam surga.
Selain itu, mari kita jaga lisan dan tangan kita agar tidak menyakiti saudara kita. Dalam hadīts disebutkan bahwa Muslim sejati adalah yang tidak menyakiti saudaranya, baik dengan lisan maupun perbuatannya.
“Seorang Muslim adalah yang membuat Muslim lainnya selamat dari lisan dan tangannya.” (HR. al-Bukhārī)
Jangan jadikan media sosial sebagai ladang dosa. Gunakanlah untuk menyebarkan ilmu, nasihat, dan kebaikan. Karena setiap tulisan dan ucapan kita akan dimintai pertanggungjawaban kelak di akhirat.
Jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allāh,
Marilah kita perbarui niat dan semangat kita untuk menjadi pribadi bertakwa, berhati bersih, dan gemar menebar manfaat. Dunia ini sementara, dan kita semua sedang dalam perjalanan menuju akhirat. Jangan sia-siakan waktu yang Allāh berikan. Gunakan untuk ibadah, kebaikan, dan amal yang akan menyelamatkan kita di hari pembalasan.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم.
Isi Khutbah Kedua (Bahasa Arab) :
ٱلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
ٱللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَىٰ يَوْمِ الدِّينِ.
أُوصِيكُمْ عِبَادَ اللّٰهِ وَإِيَّايَ أَوَّلًا بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَاتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ التَّقْوَىٰ، وَرَاقِبُوهُ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ.
أَيُّهَا ٱلْمُسْلِمُونَ،
اعْلَمُوا أَنَّ ٱلْمَوْتَ يَأْتِي بَغْتَةً، وَأَنَّ ٱلدُّنْيَا دَارُ ٱمْتِحَانٍ وَٱبْتِلَاءٍ، فَٱغْتَنِمُوا أَعْمَارَكُمْ فِي طَاعَةِ اللّٰهِ، وَٱجْعَلُوا أَعْمَالَكُمْ خَالِصَةً لِوَجْهِ اللّٰهِ.
تُوبُوا إِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَصُوحًا، وَأَكْثِرُوا مِنَ ٱلذِّكْرِ وَٱلِٱسْتِغْفَارِ، فَإِنَّ ٱلتَّائِبَ مِنَ ٱلذَّنْبِ كَمَنْ لَا ذَنْبَ لَهُ.
نَسْأَلُ اللّٰهَ أَنْ يُصْلِحَ قُلُوبَنَا، وَيُزَكِّيَ أَعْمَالَنَا، وَيَغْفِرَ ذُنُوبَنَا، وَيَجْعَلَنَا مِنْ عِبَادِهِ ٱلصَّالِحِينَ.
—
Doa Penutup :
ٱللّٰهُمَّ ٱغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَٱلْمُسْلِمَاتِ، وَٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَاتِ، ٱلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَٱلْأَمْوَاتِ.
ٱللّٰهُمَّ أَعِزَّ ٱلْإِسْلَامَ وَٱلْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ ٱلشِّرْكَ وَٱلْمُشْرِكِينَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَكَ أَعْدَاءَ ٱلدِّينِ.
ٱللّٰهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، وَوَفِّقْهُمْ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، وَٱجْعَلْ عَمَلَهُمْ خَالِصًا لِوَجْهِكَ ٱلْكَرِيمِ.
ٱللّٰهُمَّ ٱجْعَلْنَا مِنْ ٱلَّذِينَ ٱسْتَمَعُوا ٱلْقَوْلَ فَٱتَّبَعُوا أَحْسَنَهُ، وَأَحْيِنَا عَلَى ٱلْإِسْلَامِ، وَتَوَفَّنَا عَلَى ٱلْإِيمَانِ، وَٱحْشُرْنَا مَعَ ٱلنَّبِيِّينَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَاءِ وَٱلصَّالِحِينَ، وَحَسُنَ أُوْلَٰئِكَ رَفِيقًا.
عِبَادَ اللّٰهِ، إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِٱلْعَدْلِ وَٱلْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي ٱلْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَاءِ وَٱلْمُنكَرِ وَٱلْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَٱذْكُرُوا اللّٰهَ يَذْكُرْكُمْ، وَٱشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ، وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.

