You are currently viewing Khutbah Jum’at – Pentingnya Ta’awun (Tolong-Menolong) dalam Menghadapi Bencana

Khutbah Jum’at – Pentingnya Ta’awun (Tolong-Menolong) dalam Menghadapi Bencana

الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا، ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له. أشهد أن لا إله إلا ال وحده لا شريك له وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.

اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Aku wasiatkan kepada diri saya dan kepada jamaah sekalian agar selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Tidak ada bekal terbaik bagi seorang hamba kecuali taqwa.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Beberapa waktu terakhir, saudara-saudara kita di Sumatra sedang diuji dengan bencana yang menimpa rumah, keluarga, dan kehidupan mereka. Dalam situasi seperti ini, Islam mengajarkan kepada kita nilai besar yang bernama ta’awun, yaitu saling tolong-menolong dalam kebaikan.

وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ اَنْ صَدُّوْكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اَنْ تَعْتَدُوْۘا وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

“Janganlah sekali-kali kebencian(-mu) kepada suatu kaum, karena mereka menghalang-halangimu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat melampaui batas (kepada mereka). Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya”. (Q.S. Al Maidah : 2)

Ayat ini adalah perintah tegas bahwa umat Islam tidak boleh diam melihat kesusahan saudaranya. Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk berbuat baik, namun memerintahkan agar kita bersama-sama melakukannya.

Jamaah yang dimuliakan Allah,
Nilai ta’awun bukan sekadar konsep sosial, melainkan ibadah. Setiap sedekah, bantuan logistik, doa, hingga sikap empati kepada korban bencana adalah amal yang sangat dicintai Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا»
“Orang mukmin satu dengan yang lain ibarat bangunan yang saling menguatkan.” (HR. Bukhari Muslim)

Lihatlah sebuah bangunan jika satu tiang roboh, maka yang lain menopang agar bangunan itu tidak runtuh seluruhnya. Begitu pula umat Islam. Jika saudara kita di Sumatra runtuh karena bencana, maka kita berkewajiban untuk menopangnya.

Jamaah rahimakumullah,
Ta’awun dalam konteks bencana mencakup banyak hal:

1. Ta’awun dengan harta

Membantu pengadaan makanan, selimut, tenda darurat, obat-obatan, pakaian, bahkan uang seikhlasnya. Bisa jadi sedikit bagi kita, namun sangat besar artinya bagi mereka.

2. Ta’awun dengan tenaga

Menjadi relawan, membantu evakuasi, membantu posko, membantu distribusi logistik. Nabi bersabda bahwa membantu seseorang menaikkan barang ke kendaraannya adalah sedekah.

3. Ta’awun dengan doa

Doa seorang mukmin untuk saudaranya tanpa sepengetahuan mereka adalah doa yang mustajab.

4. Ta’awun dengan lisan

Menghibur, memberikan kekuatan, memberi kabar yang menenangkan; dan yang tidak kalah penting, tidak menyebarkan hoaks, tidak menambah beban psikologis korban, dan tidak memperkeruh keadaan dengan perkataan yang tidak benar.

5. Ta’awun dengan menjaga stabilitas sosial

Tidak memprovokasi, tidak memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi, dan menjaga ukhuwah umat agar tetap kokoh.

Ma’asyiral muslimin,
Sebagian ulama mengatakan, “Jika Allah ingin mengangkat derajat suatu kaum, Allah uji mereka dengan musibah. Jika Allah ingin mengangkat derajat kaum lainnya, Allah beri mereka kesempatan menolong saudaranya yang sedang diuji.”

Artinya, bukan hanya korban yang sedang diuji. Kita pun sedang diuji:
• apakah kita peduli atau tidak,
• apakah kita dermawan atau pelit,
• apakah kita peka atau acuh tak acuh.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ، كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ»
“Siapa yang membantu kebutuhan saudaranya, Allah akan membantu kebutuhannya.” (HR. Bukhari)

Bantuan yang kita keluarkan untuk saudara kita yang terdampak bencana tidak akan mengurangi harta kita sedikit pun. Bahkan Allah berjanji melipatgandakannya.

Jamaah sekalian,
Mari jadikan momen bencana di Sumatra ini sebagai sarana menghidupkan kembali ruh kepedulian dalam diri kita. Jangan biarkan tragedi mereka menjadi sekadar berita di media sosial. Jadikan ia panggilan iman, panggilan kemanusiaan, dan panggilan untuk memperbaiki diri.

أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua & Doa : 

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ 

وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا

.أَمَّا بَعْدُ: فَاتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى -عِبَادَ اللَّهِ- حَقَّ التَّقْوَى، وَاسْتَمْسِكُوا مِنَ الْإِسْلَامِ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى. وَاعْلَمُوا أَنَّ أَجْسَادَكُمْ عَلَى النَّارِ لَا تَقْوَى
.ثُمَّ اعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ 

إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ

.اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ
.رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.أَقِمِ الصَّلَاة

Tinggalkan Balasan