Ramadhan Bersama Palestina

Antusiasme Santri Assalaam Boarding School Pekalongan Ikuti Kajian Ramadhan Bersama Palestina

PEKALONGAN – Suasana penuh semangat terlihat dalam kegiatan Ramadhan Bersama Palestina yang diselenggarakan oleh Sahabat Al Ummah yang berkolaborasi dengan Assalaam Boarding School Pekalongan pada Selasa, 3 Maret 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para santri SMPIT dan SMAIT Assalaam Boarding School Pekalongan yang mengikuti kajian ramadhan. 

Materi Kajian Ramadhan Bersama Palestina

Sejak bakda subuh, para santri ikhwan sudah memadati Masjid Al Anshar Assalaam Boarding School Pekalongan untuk mengikuti sesi pertama kajian. Para santri tampak khusyuk dan menyimak dengan penuh perhatian setiap materi yang disampaikan. Dalam sesi ini, para peserta diajak memahami lebih dalam tentang perjuangan rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah air mereka.

Menghadirkan Langsung Syaikh Palestina dalam Kajian Ramadhan Bersama Palestina

Kegiatan Ramadhan Bersama Palestina menghadirkan pembicara langsung dari Palestina, yaitu Syeikh Dr Muntaser Hussein Abdul Haroub, seorang pendakwah sekaligus Kepala Pusat Karmel Al Qurani yang memiliki spesialisasi di bidang hadits. Kehadiran beliau memberikan pengalaman tersendiri bagi para santri karena dapat mendengarkan langsung cerita dan kondisi masyarakat Palestina dari orang yang berasal dari negeri tersebut.

Kisah Nyata Tentang Kehidupan Masyarakat Palestina

Dalam penyampaiannya, Syeikh Dr Muntaser Hussein Abdul Haroub membagikan kisah nyata tentang kehidupan masyarakat Palestina yang tetap teguh menjaga keimanan di tengah berbagai keterbatasan dan ujian. Cerita-cerita tersebut membuat para santri semakin memahami betapa besar perjuangan yang dilakukan rakyat Palestina.

Antusiasme para santri juga terlihat dari perhatian mereka selama kajian berlangsung. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mendengar langsung kisah perjuangan Palestina dari seorang pendakwah asal Palestina. Hal ini menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka wawasan mereka tentang kondisi umat Islam di berbagai belahan dunia.

Rangkaian kegiatan Ramadhan Bersama Palestina kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB di Aula Yayasan Al Ummah lantai 2. Sesi ini diikuti oleh para santri akhwat SMPIT dan SMAIT Assalaam Boarding School Pekalongan.

Dalam sesi kedua, kajian membahas tentang peran muslimah dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Para santri akwat diajak memahami bahwa perempuan juga memiliki peran penting dalam perjuangan umat, baik melalui pendidikan, dakwah, maupun kepedulian sosial.

Galang Donasi Sahabat Al Ummah

Selain mengikuti kajian, para santri juga menunjukkan kepedulian mereka melalui aksi nyata. Dalam kegiatan ini, Sahabat Al Ummah berkolaborasi dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) membuka donasi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina.

Antusiasme para santri dalam kegiatan ini juga terlihat dari partisipasi mereka dalam penggalangan donasi. Dari kegiatan tersebut, Sahabat Al Ummah selaku Lembaga Amil Zakat di bawah naungan Yayasan Al Ummah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp15 juta untuk membantu rakyat Palestina.

Pesan Pimpinan Pondok Pesantren

KH Sukadim Abdul Hafidz menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Bersama Palestina ini tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman kepada para santri, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas terhadap sesama umat Islam.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kepedulian generasi muda terhadap perjuangan rakyat Palestina. Para santri diharapkan tidak hanya mengetahui kondisi yang terjadi, tetapi juga memiliki empati dan semangat untuk terus menyuarakan isu Palestina,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sahabat Al Ummah dan Assalaam Boarding School Pekalongan berharap para santri dapat mengambil pelajaran berharga dari perjuangan rakyat Palestina. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian, persaudaraan, serta semangat memperjuangkan keadilan sejak dini.

Kegiatan Ramadhan Bersama Palestina menjadi momentum penting untuk menumbuhkan solidaritas umat, sekaligus mengajak generasi muda agar terus peduli terhadap perjuangan saudara-saudara mereka di Palestina.

Tinggalkan Balasan