PEKALONGAN – SMAIT Assalaam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pemimpin muda yang berkarakter melalui penyelenggaraan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) SMAIT Assalaam Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat–Sabtu, 9–10 Januari 2026, dan diikuti oleh pengurus OSIS serta Dewan Ambalan SMAIT Assalaam.

LDK SMAIT Assalaam dirancang sebagai program penguatan kepemimpinan pelajar yang tidak hanya menekankan aspek organisatoris, tetapi juga nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir kritis. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat membekali para siswa dengan kompetensi kepemimpinan yang relevan dengan tantangan organisasi dan kehidupan di masa depan.

Kegiatan LDK diawali dengan upacara pelantikan dan penguatan komitmen kepengurusan pada Jumat pagi yang bertempat di Lapangan Gedung C SMAIT Assalaam. Pada sesi ini, para peserta secara resmi mengucapkan sumpah dan menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah sebagai pengurus OSIS dan Dewan Ambalan periode 2026. Momen ini menjadi titik awal pembentukan sikap tanggung jawab dan integritas sebagai pemimpin pelajar.

Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan kepemimpinan perspektif sirah Nabi Muhammad SAW, Materi ini mengulas keteladanan kepemimpinan Rasulullah SAW dari berbagai fase, mulai dari masa kenabian, peran para sahabat, hingga relevansinya dengan kepemimpinan modern. Penyampaian materi ini bertujuan agar peserta memahami bahwa kepemimpinan dalam Islam berpijak pada akhlak, amanah, dan keteladanan.
Selanjutnya, peserta dibekali materi administrasi keuangan dan surat-menyurat organisasi, yang menjadi aspek penting dalam tata kelola OSIS dan Dewan Ambalan. Materi ini disampaikan secara teknis dan aplikatif, sehingga peserta mampu memahami mekanisme pengelolaan keuangan, penyusunan laporan, serta administrasi organisasi yang tertib dan akuntabel.

Pada sesi siang, LDK SMAIT Assalaam menghadirkan materi manajemen konflik, yang membahas strategi menghadapi perbedaan pendapat dan dinamika internal organisasi. Peserta diajak memahami bahwa konflik merupakan bagian dari proses organisasi yang harus dikelola dengan komunikasi efektif dan sikap dewasa. Materi ini dilengkapi dengan game critical thinking dan studi kasus, guna melatih kemampuan analisis dan pengambilan keputusan.
Kegiatan hari pertama ditutup dengan materi manajemen rapat serta briefing hari kedua, sebelum peserta menerima penugasan membuat draft program kerja sesuai bidang organisasi masing-masing. Penugasan ini bertujuan melatih peserta dalam perencanaan kegiatan yang sistematis, realistis, dan berorientasi pada tujuan organisasi.
Pada hari kedua, Sabtu (10/1), kegiatan dilanjutkan dengan agenda luar ruang yang bertempat di Puncak Tombo. Suasana alam dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih dinamis dan kolaboratif. Peserta mengikuti pelatihan dokumentasi kegiatan, yang membekali mereka dengan keterampilan dasar pengelolaan konten organisasi, termasuk dokumentasi foto dan publikasi kegiatan sekolah.

Materi berikutnya adalah penyusunan proposal kegiatan (proker) dan presentasi, yang dilaksanakan secara terpisah sesuai bidang organisasi. Pada sesi ini, peserta dilatih menyusun program kerja yang terstruktur serta mempresentasikannya secara sistematis dan meyakinkan. Kegiatan ini menjadi ajang latihan komunikasi publik dan kepercayaan diri bagi para peserta.

LDK SMAIT Assalaam juga diisi dengan game teamwork dan ukhuwah, yang bertujuan mempererat kebersamaan, meningkatkan kerja sama tim, serta menumbuhkan rasa saling percaya antar pengurus OSIS dan Dewan Ambalan. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari tim yang solid.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan penutupan, yang mengajak peserta mengevaluasi proses pembelajaran serta meneguhkan kembali komitmen mereka sebagai pemimpin pelajar. Melalui refleksi ini, peserta diharapkan mampu mengambil hikmah dan menerapkannya dalam praktik organisasi sehari-hari.
Dengan terselenggaranya Latihan Dasar Kepemimpinan SMAIT Assalaam, sekolah berharap pengurus OSIS dan Dewan Ambalan mampu menjadi teladan dalam sikap, kinerja, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SMAIT Assalaam dalam mencetak generasi muda yang berkarakter Islami, berjiwa kepemimpinan, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
