You are currently viewing Sahabat Al Ummah Bersama SMAIT Assalaam Gelar Pos Hangat Peduli Banjir Pekalongan

Sahabat Al Ummah Bersama SMAIT Assalaam Gelar Pos Hangat Peduli Banjir Pekalongan

Pekalongan – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Pekalongan sejak sepekan terakhir masih menyisakan duka dan kesulitan bagi ribuan warga terdampak. Curah hujan tinggi yang disertai buruknya sistem drainase menyebabkan air menggenangi permukiman, memaksa banyak warga mengungsi ke pos-pos pengungsian yang tersebar di berbagai titik.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Sahabat Al Ummah berkolaborasi dengan SMAIT Assalaam menggelar kegiatan Aksi Peduli Banjir Pekalongan melalui program Pos Hangat. Kegiatan ini telah berlangsung sejak Senin, 19 Januari 2026, dan hingga saat ini masih terus berjalan untuk menjangkau para pengungsi banjir di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.

Pos Hangat ini difokuskan pada penyediaan minuman siap saji hangat seperti teh hangat, kopi, susu, dan jahe hangat yang dibagikan secara langsung kepada warga terdampak banjir. Minuman hangat tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi tubuh para pengungsi, terutama anak-anak, lansia, dan relawan yang berjaga di lokasi pengungsian, di tengah cuaca dingin dan situasi darurat.

Menyapa Pengungsi dari Pos ke Pos

Berbeda dengan bantuan yang terpusat di satu lokasi, Pos Hangat Sahabat Al Ummah dan SMAIT Assalaam dirancang dengan konsep mobile atau berkeliling. Tim relawan secara aktif mendatangi satu per satu pos pengungsian banjir yang tersebar di berbagai titik di Pekalongan. Mulai dari balai kelurahan, masjid, sekolah, hingga lokasi pengungsian mandiri warga.

Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak pengungsi secara merata, termasuk pos-pos kecil yang terkadang luput dari perhatian. Selain membagikan minuman hangat, para relawan juga menyempatkan diri untuk menyapa warga, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan dukungan moral agar para pengungsi tetap kuat dan sabar menghadapi musibah.

Kolaborasi Lembaga Pendidikan dan Komunitas Sosial

Kegiatan Pos Hangat ini merupakan hasil kolaborasi antara Sahabat Al Ummah sebagai komunitas sosial kemanusiaan dengan SMAIT Assalaam sebagai lembaga pendidikan Islam yang aktif menanamkan nilai kepedulian sosial kepada peserta didiknya. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam merespons persoalan sosial di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, SMAIT Assalaam tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan formal, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas persoalan kemanusiaan. Nilai-nilai empati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pembelajaran langsung yang sangat berharga, baik bagi peserta didik maupun seluruh civitas sekolah.

Sementara itu, Sahabat Al Ummah terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana, tidak hanya melalui bantuan logistik, tetapi juga melalui pendampingan dan penguatan moral bagi warga terdampak.

Ditujukan untuk Warga Terdampak Sejak Pekan Lalu

Aksi Pos Hangat ini secara khusus ditujukan bagi warga yang terdampak banjir sejak pekan lalu, di mana sebagian besar dari mereka masih harus bertahan di pengungsian akibat rumah yang terendam air. Kondisi ini membuat kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, dan kesehatan menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

Dengan adanya Pos Hangat, diharapkan para pengungsi dapat merasakan sedikit kehangatan, baik secara fisik maupun emosional. Kehadiran relawan di tengah mereka menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini.

Ajakan untuk Terus Bersinergi

Sahabat Al Ummah dan SMAIT Assalaam membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, donatur, dan relawan yang ingin ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Dukungan dapat berupa doa, donasi, maupun keterlibatan langsung di lapangan agar manfaat kegiatan Pos Hangat ini dapat dirasakan lebih luas.

Aksi Peduli Banjir Pekalongan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi bencana. Dengan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, bantuan sekecil apa pun akan menjadi berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan