Daurah Keluarga

Daurah Keluarga YP2SI Al Ummah Perkuat Pengasuhan Keluarga dan Bekali Karyawan dengan Daurah Pranikah

Pekalongan — Badan Pelaksana Harian (BPH) YP2SI Al Ummah menyelenggarakan kegiatan Daurah Keluarga dengan tema “Menguatkan Peran Pengasuhan Keluarga di Era Digital” pada Ahad, 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan keluarga Islami di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh karyawan ikhwan dan akhwat YP2SI Al Ummah beserta pasangan masing-masing bagi yang telah menikah. Sementara itu, bagi karyawan yang belum menikah, yayasan juga menghadirkan sesi khusus berupa **Daurah Pranikah** sebagai bekal membangun rumah tangga Islami di masa depan.

Pelaksanaan kegiatan dibagi ke beberapa lokasi, yaitu Aula SDIT Ulul Albab, Masjid Al Kautsar Kompleks SDIT Ulul Albab, serta Aula Yayasan Lt. 2 Kompleks Assalaam BSP. Pembagian lokasi dilakukan agar materi yang disampaikan dapat lebih fokus dan sesuai dengan kebutuhan peserta berdasarkan kondisi keluarga masing-masing.

Pengasuhan Keluarga di Era Digital Membutuhkan Peran Aktif Orang Tua

Dalam sesi Daurah Keluarga, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya peran ayah dan ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era digital. Perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru dalam dunia pengasuhan, mulai dari penggunaan gadget, pengaruh media sosial, hingga derasnya arus informasi yang mudah diakses oleh anak-anak.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa pengasuhan anak bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga menghadirkan kedekatan emosional, komunikasi yang sehat, dan pendidikan akhlak yang kuat dalam keluarga. Orang tua dituntut untuk menjadi teladan sekaligus pendamping bagi anak dalam menghadapi tantangan zaman.

Selain membahas pola pengasuhan Islami, materi juga menyoroti pentingnya kerja sama antara suami dan istri dalam membangun suasana rumah yang harmonis, hangat, dan penuh nilai-nilai keislaman. Dengan sinergi yang baik antara kedua orang tua, keluarga diharapkan mampu menjadi tempat terbaik bagi anak untuk bertumbuh dan belajar.

Daurah Pranikah Bekali Karyawan Muda Mempersiapkan Keluarga Islami

Tidak hanya fokus pada peserta yang telah menikah, YP2SI Al Ummah juga memberikan perhatian kepada para karyawan yang belum menikah melalui sesi Daurah Pranikah. Program ini menjadi wadah pembekalan agar para peserta memiliki kesiapan mental, spiritual, dan pemahaman yang matang sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Daurah Keluarga

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai konsep pernikahan dalam Islam, pentingnya memilih pasangan yang tepat, membangun komunikasi yang sehat, hingga memahami tanggung jawab suami dan istri dalam rumah tangga. Peserta juga diajak memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang hubungan dua individu, tetapi juga amanah besar untuk membangun generasi yang saleh dan berkualitas.

Kegiatan Daurah Pranikah ini disambut antusias oleh peserta karena memberikan banyak wawasan yang relevan dengan kehidupan masa kini. Di tengah fenomena pernikahan usia muda, konflik rumah tangga, hingga tantangan kehidupan digital, pembekalan pranikah dinilai penting agar generasi muda memiliki kesiapan yang lebih baik dalam membangun keluarga.

Daurah Keluarga Jadi Sarana Belajar dan Refleksi Bersama

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi demi sesi yang disampaikan oleh pemateri. Tidak hanya menjadi forum pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi peserta untuk memperbaiki kualitas hubungan dalam keluarga maupun mempersiapkan diri menuju kehidupan rumah tangga yang lebih baik.

Melalui penyelenggaraan Daurah Keluarga dan Daurah Pranikah, YP2SI Al Ummah berharap seluruh karyawan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya keluarga sebagai pondasi utama pendidikan generasi. Keluarga yang kuat diyakini akan melahirkan generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan ketahanan moral yang baik di tengah tantangan era digital.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek profesionalitas kerja, tetapi juga kualitas kehidupan pribadi dan keluarga. Dengan keluarga yang harmonis dan kokoh, diharapkan seluruh karyawan dapat memberikan kontribusi terbaik dalam dunia pendidikan dan dakwah.

Baca Juga : YP2SI Al-Ummah Gelar Workshop Penyusunan Unique Value Proposition untuk Perkuat Daya Saing Lembaga Pendidikan

Tinggalkan Balasan