
Kajian Forum Komunikasi Orangtua Murid dan Guru (FKOMG) SDIT Ulul Albab kembali mengadakan kegiatan kajian parenting sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mendidik generasi shalih dan shalihah. Pada kesempatan kali ini, kajian bertemakan sirah sahabiyah, dengan fokus kepada sosok wanita agung nan mulia: Asiyah, istri Firaun. Para wali murid menyambut dengan antusias kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 21 Mei 2025 ini.
Dalam kajian ini, para orang tua diajak merenungi kembali peran penting mereka dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini. Bukan sekadar pengasuh, orang tua adalah pendidik pertama dan utama dalam kehidupan anak-anak. Oleh karena itu, materi kajian parenting ini menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen bahwa rumah adalah madrasah pertama dan terbaik bagi generasi penerus.
Contents
Figur Muslimah Sebagai Role Model Anak
Salah satu poin penting dari kajian ini adalah pentingnya mengenalkan figur-figur hebat muslim kepada anak-anak sejak usia dini. Di tengah derasnya arus budaya populer seperti superhero, tokoh kartun, hingga princess, orang tua memiliki tanggung jawab untuk menanamkan tokoh panutan yang nyata, berakhlak mulia, dan dicintai Allah SWT.
Asiyah adalah contoh yang sangat relevan. Meskipun hidup di tengah kekuasaan Firaun yang dzalim, Asiyah tetap teguh pada iman, bahkan rela disiksa demi mempertahankan keyakinannya kepada Allah. Keberanian, keteguhan hati, dan kecintaannya kepada Allah menjadi karakter yang layak dijadikan teladan bagi anak-anak kita.
Kurikulum Rumah: Membangun Dasar Pendidikan Karakter
Kajian parenting ini juga menekankan pentingnya kurikulum rumah sebagai dasar pendidikan karakter sebelum anak-anak mengenal tokoh-tokoh luar. Sebelum anak-anak mengenal Superman, Spiderman, atau Elsa, sudah seharusnya mereka terlebih dahulu mengenal Khadijah, Aisyah, Fatimah, Asiyah, dan tokoh-tokoh muslim lainnya yang nyata dan menginspirasi.
Dengan membangun landasan keislaman dan keteladanan sejak dini, anak-anak akan memiliki figur panutan yang kuat. Ketika mereka kelak tumbuh dan mulai mengidolakan sesuatu, maka pilihan mereka akan lebih terarah kepada tokoh-tokoh yang membimbing pada kebaikan, bukan sekadar pada kesenangan atau kemewahan semu.
Baca Juga : Menyelamatkan Remaja dari Kenakalan lewat Pendidikan yang LayakÂ
Kajian Parenting FKMOG : Kolaborasi Antara Orang Tua dan Sekolah
Kegiatan kajian parenting ini menjadi bukti nyata bahwa SDIT Ulul Albab dan FKMOG memiliki visi yang sejalan: mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Islam yang kuat. Kolaborasi antara orang tua dan guru tidak hanya terbatas di ruang kelas, tapi juga dalam penguatan spiritual dan emosional keluarga.
Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, para peserta mendapatkan wawasan dan inspirasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari bersama anak-anak. Kajian ini juga menjadi ruang diskusi, saling berbagi tantangan, serta solusi dalam pengasuhan berbasis Islam.
Harapan untuk Generasi Muslim yang Tangguh
Melalui kajian parenting ini, SDIT Ulul Albab berharap orang tua dapat semakin yakin dalam mendidik anak-anak berdasarkan nilai Islam. Meneladani Asiyah bukan sekadar cerita, melainkan langkah awal untuk membentuk karakter anak yang tangguh, sabar, dan beriman.
Inilah upaya kecil nan bermakna dalam menyiapkan generasi yang cerdas secara akademik, juga kuat secara spiritual dan kokoh dalam prinsip. Saat anak-anak memiliki figur muslim yang mereka kagumi, mereka akan tumbuh dengan identitas yang utuh sebagai seorang muslim sejati.
Kajian parenting ini menjadi pengingat bahwa peran orang tua dalam mendidik anak tidak tergantikan. Menanamkan nilai-nilai Islam, mengenalkan figur muslim, dan membentuk karakter sejak dini adalah investasi jangka panjang. Kelak para orang tua yang akan memetik hasil di dunia dan akhirat. Mari terus bersinergi, karena pendidikan terbaik adalam dari rumah, bersama figur-figur hebat seperti Asiyah yang penuh keteladanan.

Pingback: Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz SMP IT Assalaam Pekalongan: Momentum Syukur dan Penghargaan untuk Orang Tua - YP2SI Al Ummah