Kabar Sekolah

Pembelajaran Menyenangkan: Explorasi Sentra Bahan Alam di TKIT Ulul Albab 2 Pekalongan

Bagikan Ke :

Yayasan Al Ummah – Metode sentra bahan alam di TKIT Ulul Albab 2 Pekalongan adalah suatu pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan unsur-unsur alam dan lingkungan sekitar sebagai sarana untuk memperkaya pengalaman belajar anak-anak.

Dalam metode ini, anak-anak diajak untuk menjelajahi keindahan alam, memahami sifat-sifat bahan alam, dan mengaitkan pembelajaran dengan lingkungan sehari-hari mereka.

Sentra bahan alam bukan hanya memberikan pemahaman tentang alam, tetapi juga merangsang rasa keingintahuan, apresiasi terhadap lingkungan, dan keterlibatan langsung dengan alam.

Melalui sentra bahan alam, anak-anak dapat belajar secara langsung dari sumber daya alam di sekitar mereka. Mereka dapat menyentuh, mencium, dan merasakan bahan-bahan alami seperti tanah, batu, daun, dan bunga.

Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih konkret dan bermakna, memungkinkan anak-anak untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang sifat-sifat alam.

Sentra bahan alam juga memfasilitasi pengenalan pada konsep-konsep ilmiah secara praktis. Melalui kegiatan eksplorasi alam, anak-anak dapat belajar tentang siklus hidup tumbuhan, dinamika air, atau hubungan antara tanah dan tanaman.

Mereka belajar tentang ketergantungan antara manusia dan alam, dan bagaimana menjaga keseimbangan ekosistem.

Selain aspek ilmiah, metode ini juga memberikan peluang untuk mengembangkan kreativitas anak-anak.

Mereka dapat menggunakan bahan alam untuk membuat karya seni, kerajinan, atau bahkan membuat permainan yang melibatkan unsur-unsur alam. Hal ini membantu mereka untuk mengasah keterampilan kreatif, imajinatif, dan inovatif.

Pentingnya peran guru dalam sentra bahan alam tak dapat diabaikan. Guru dapat menjadi fasilitator yang membimbing anak-anak dalam eksplorasi alam, mengajukan pertanyaan untuk merangsang pemikiran kritis, dan merencanakan kegiatan yang sesuai dengan kurikulum sambil tetap memperhatikan keberagaman kebutuhan dan minat anak-anak.

Tidak hanya materi saja yang diberikan terkait pembelajaran metode sentra bahan alam ini. TKIT Ulul Albab 2 menerapkan kegiatan praktek secara langsung yang berhubungan dengan materi yang diajarkan.

Contohnya, mengenal apa itu api dilakukannya kunjungan secara langsung ke unit satuan tugas pemadam kebakaran. Serta kegiatan menarik dan inovatif lainnya.

Berikut penjelsan singkat, terkait poin-poin pembelajaran metode sentra bahan alam di TKIT Ulul Albab 2 Kota Pekalongan, Simak hingga akhir.

  1. Pengalaman Pembelajaran yang Mendalam dan Nyata

Pembelajaran metode sentra bahan alam memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan nyata. Anak-anak diajak untuk merasakan alam secara langsung, menyentuh tanah, mencium aroma bunga, dan merasakan tekstur batu. Interaksi langsung ini menciptakan pengalaman belajar yang konkret, membantu anak-anak mengaitkan pengetahuan mereka dengan pengalaman nyata di sekitar mereka.

  1. Membangun Kesadaran Lingkungan dan Kepedulian

Integrasi sentra bahan alamĀ  mendukung pembentukan kesadaran lingkungan dan rasa kepedulian pada anak-anak. Melalui eksplorasi alam, mereka belajar tentang pentingnya menjaga keberagaman hayati, merawat tanaman, dan memahami siklus alam. Kesadaran ini membentuk dasar untuk tindakan peduli terhadap lingkungan sekitar, menciptakan generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap bumi.

  1. Pengembangan Kreativitas dan Imajinasi

Sentra bahan alam merangsang kreativitas dan imajinasi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar tentang bahan alam, tetapi juga menggunakan unsur-unsur tersebut sebagai media ekspresi. Melalui berbagai kegiatan seperti membuat seni alam, menyusun alat musik dari bahan alam, atau membangun rumah mini dari ranting, anak-anak memanfaatkan kreativitas mereka dengan alam sebagai sumber inspirasi.

  1. Pembelajaran Aktif dan Interaktif

Metode sentra bahan alam mendorong pembelajaran aktif dan interaktif. Anak-anak tidak hanya duduk di kelas, tetapi mereka terlibat secara langsung dalam kegiatan eksplorasi. Ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang berfokus pada pengalaman dan keaktifan, membangun motivasi intrinsik untuk belajar dan eksplorasi lebih lanjut.

  1. Keterampilan Motorik dan Kognitif

Eksplorasi bahan alam melibatkan berbagai kegiatan fisik dan sensorik, yang merangsang pengembangan keterampilan motorik kasar dan halus anak-anak. Mereka belajar meraba, menciptakan, dan mengamati, memperkaya kemampuan motorik mereka. Selain itu, pengenalan konsep-konsep sederhana seperti perbedaan warna, bentuk, dan tekstur membantu perkembangan kognitif mereka.

  1. Pembentukan Rasa Keingintahuan dan Minat Belajar

Melalui sentra bahan alam, anak-anak merasakan kegembiraan belajar. Mereka menjadi penjelajah kecil yang ingin mengetahui lebih banyak tentang alam di sekitar mereka. Ini membentuk sikap positif terhadap pembelajaran dan membangun fondasi untuk keingintahuan yang akan membimbing mereka dalam tahapan pendidikan berikutnya.

Sentra bahan alam di TKIT Ulul Albab 2 Pekalongan, dengan menyajikan pembelajaran yang menyatu dengan alam, membantu menciptakan pemahaman yang holistik dan berkelanjutan pada anak-anak.

Dengan merangkul keajaiban alam sebagai “kelas” mereka, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang peduli, berpikiran terbuka, dan memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan lingkungan sekitar mereka.***

Klik, dan simak info lebih lanjut : https://youtu.be/BCXzvGrSnYg?si=aqomJpjGtnh5RwNf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *