You are currently viewing Khutbah Jum’at : Akhlak Rasulullah Teladan Sepanjang Zaman

Khutbah Jum’at : Akhlak Rasulullah Teladan Sepanjang Zaman

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الْإِنْسَانَ فِيْ أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ، وَهَدَاهُ النَّجْدَيْنِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالَى يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala limpahan nikmat-Nya. Nikmat iman, nikmat Islam, serta nikmat kesempatan untuk kembali menghadiri shalat Jumat. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, suri teladan terbaik sepanjang masa, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya hingga akhir zaman.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada jamaah sekalian, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan yang sejati tidak hanya tampak dalam ibadah saja, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perilaku sehari-hari.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Pada khutbah Jumat kali ini, marilah kita meneladani satu aspek terpenting dalam kehidupan Rasulullah ﷺ, yaitu akhlak beliau yang agung. Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak memuji Nabi Muhammad ﷺ karena kekayaan, kekuasaan, atau kedudukannya, tetapi karena akhlaknya.

Allah berfirman:

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
“Dan sungguh, engkau (Muhammad) benar-benar berada di atas akhlak yang agung.”
(QS. Al-Qalam: 4)

Ayat ini menunjukkan bahwa akhlak Rasulullah ﷺ adalah puncak kemuliaan manusia. Akhlak beliau adalah gambaran nyata dari ajaran Al-Qur’an. Ketika Aisyah radhiyallahu ‘anha ditanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ, beliau menjawab singkat namun sangat mendalam: “Akhlaknya adalah Al-Qur’an.”

Hadirin rahimakumullah,

Rasulullah ﷺ adalah teladan dalam setiap sisi kehidupan. Dalam keluarga, beliau adalah suami yang lembut dan ayah yang penuh kasih. Beliau membantu pekerjaan rumah, bercanda dengan keluarga, dan tidak pernah berkata kasar. Dalam masyarakat, beliau dikenal jujur, amanah, dan pemaaf. Bahkan kepada orang yang menyakiti dan memusuhinya, Rasulullah ﷺ tetap membalas dengan akhlak yang mulia.

Sejarah mencatat bagaimana Rasulullah ﷺ memaafkan penduduk Thaif yang melempari beliau dengan batu, hingga tubuh beliau berdarah. Malaikat menawarkan untuk membinasakan mereka, namun Rasulullah ﷺ menjawab dengan doa, bukan dengan dendam. Inilah akhlak yang lahir dari iman yang sempurna.

Namun jamaah sekalian,

Mari kita bercermin pada kondisi umat hari ini. Banyak di antara kita yang mengaku cinta kepada Rasulullah ﷺ, rajin bershalawat, tetapi belum sungguh-sungguh meneladani akhlaknya. Kita mudah marah, ringan mencaci, kasar dalam perbedaan, dan keras kepada sesama saudara Muslim.

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya.”
(HR. Tirmidzi)

Maka mencintai Rasulullah ﷺ tidak cukup dengan ucapan dan simbol, tetapi harus dibuktikan dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan nyata.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Marilah kita kembali meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketakwaan yang benar akan melahirkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dan mendorong kita untuk mengikuti sunnah beliau, baik dalam ibadah maupun akhlak.

Jamaah yang dimuliakan Allah,

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
(HR. Ahmad)

Hadis ini menegaskan bahwa inti risalah Islam adalah pembinaan akhlak. Maka, jika umat Islam kehilangan akhlak, sejatinya mereka telah menjauh dari misi utama Rasulullah ﷺ.

Oleh karena itu, marilah kita jadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan utama dalam bersikap dan bertindak:

  • Teladan dalam kesabaran saat diuji

  • Teladan dalam kejujuran saat diberi amanah

  • Teladan dalam kelembutan saat berinteraksi

  • Teladan dalam pemaafan saat disakiti

Semoga Allah menjadikan kita umat yang tidak hanya bangga menyebut nama Nabi Muhammad ﷺ, tetapi juga menghidupkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ

وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا

.أَمَّا بَعْدُ: فَاتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى -عِبَادَ اللَّهِ- حَقَّ التَّقْوَى، وَاسْتَمْسِكُوا مِنَ الْإِسْلَامِ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى. وَاعْلَمُوا أَنَّ أَجْسَادَكُمْ عَلَى النَّارِ لَا تَقْوَى
.ثُمَّ اعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلَائِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ

إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Doa Penutup

.اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ

.اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ، وَاجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ
.رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ،

Tinggalkan Balasan