Sepucuk Surat untuk Mutarabbi
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 26 (Part 2) Halaqah malam itu, sepekan setelah “PR mutabaah binaan” yang dilontarkan Ilham, para murobbi membacakan surat-surat terbaik mereka untuk para mutarabbinya.…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 26 (Part 2) Halaqah malam itu, sepekan setelah “PR mutabaah binaan” yang dilontarkan Ilham, para murobbi membacakan surat-surat terbaik mereka untuk para mutarabbinya.…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 26 (Part 1) Baramij halaqoh pekan ini sama seperti pekan pekan sebelumnya, setelah sesi tatsqif dan pengumuman-pengumuman dari pak Wawan, selanjutnya Pak Rifa`i…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 25 Malam September itu terasa sejuk. Beberapa bendera merah putih masih berkibar di depan rumah-rumah, sisa semangat Agustusan. Bulan Hijriah sudah masuk Rabiul…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 21 Pagi menjelang siang itu, suasana rada santai, menjelang 17 an, ada kegiatan antar sekolah dalam satu yayasan, tidak dalam halaqah formal, namun…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 20 Hujan baru saja reda. Jalanan kota masih basah, dan genangan kecil memantulkan lampu-lampu toko yang mulai tutup. Ustadz Taufik berjalan pelan di…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 16 Malam padhang mbulan, malam ini halaqah giliran ke rumah Mas Yusron,.Pencahayaan redup dari lampu gantung rotan membuat ruang tamu itu terasa hangat.…
Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 15 Angin malam menyusup lembut dari sela-sela jendela kayu rumah Pak Wawan. Halaqah malam ini berlangsung di ruang tamu yang sederhana, namun terasa lapang.…
☕Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 14 Angin malam masih terasa dingin sisa hujan sore tadi. Beberapa gelas kopi dan jahe mulai menipis, dan suara gemirik jangkrik dari wadah pakan…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 12 Udara selepas Isya masih terasa hangat. Angin malam perlahan menerpa wajahnya wajah penggiat dakwah di serambi masjid sekolah, hidangan sehat godhogan…
☕ Ngopi di Serambi Tarbiyah – Episode 10 Langit pagi itu tampak biasa. Embun sudah menguap dari dedaunan, dan burung-burung bersuara riang. Tapi di serambi rumah Pak Wawan, suasana…